BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Monday, April 19, 2010

Siapa Yang Sedang Kau Maksiati


Dalam melayari sebuah kehidupan bernama insan dan juga hamba ini, kita sering melihat perkara mungkar dan amal ma'aruf. Maka disini akan kita lihat dengan jelas wujudnya dua golongan manusia.

Pertama golongan yang cintakan kebaikan, gemar melakukan kebajikan dan suka dalam menjalani kema'arufan.

Manakala golongan kedua ialah golongan yang cintakan kemungkaran, gemar melakukan keburukan dan suka dalam menjalani perkara maksiat serta dosa.

Jelas golongan ini wujud disekeliling kita termasuk juga diri kita sendiri. Tambahan lagi, maksiat kini semakin berleluasa. Tetapi kita perlu ingat, Allah telah memberi peringatan kepada kita bahawa musibah atau kemaksiatan yang dilakukan, tidak hanya akan menimpa para pelakunya sahaja tetapi akan menyeluruh kepada masyarakat sekitarnya.

Allah berfirman: "Dan takutlah kalian terhadap fitnah ( musibah, petaka, bencana, siksa ) yang benar-benar tidak hanya menimpa orang-orang zalim di antara kalian secara khusus. Dan ketahuilah bahawasanya Allah Maha dahsyat siksa-Nya." (Surah Al-Anfal:25)

Subhanallah, sesungguhnya sebuah peringatan yang Allah berikan bukanlah sebuah peringatan yang dahsyat. Janji Allah benar-benar pasti. Maka musibah akan menimpa, bala bencana pasti akan menimpa negeri kita, bila kemurkaan dilakukan, bila maksiat dibiarkan, bila dosa atau pahala diacuhkan, bila pelakunya di agungkan, bila perbuatannya didokong dan dikendalikan, sungguh musibah pasti akan menghampiri kita.

Daripada ayat Allah tadi, jelas menunjukkan kepada kita, musibah tidak hanya akan menimpa pelakunya sahaja bahkan keseluruhan masyarakat disekelilingnya. Lalu bagaimana diri kita, yang mengaku cintakan kebenaran, para pendokong kema'arufan, para penggemar kebajikan, para pelaku kebaikan. Adakah kita terlepas dari kemungkaran? Apakah amal baik kita sudah terbebas daripada dosa?

Ayat Allah ini diperkukuhkan lagi dengan sebuah kisah, di mana Allah memerintah malaikat untuk menurunkan bala di sebuah negeri. Lalu malaikat pun turun ke bumi untuk menurunkan bala, tetapi malaikat ternampak seorang yang kuat ibadahnya kepada Allah di dalam negeri itu. Lalu malaikat naik semula bertemu dengan Allah dan menceritakan tentang perkara tadi. Maka Allah memerintahkan malaikat untuk menurun bala terlebih dahulu kepada orang alim tadi.

Sungguh naif, bila kita mengaku diri kita sebagai seorang da'ie bila mana diri kita terjerumus dengan dosa dan maksiat, sungguh malu bila kita mengaku kita cintakan kemakrufan bila mana diri kita masih terlena dengan realiti dunia, sungguh zalim bila kita mengaku gemar melakukan kebajikan dalam diam kita melakukan keburukan. Atau bahkan kitalah yang sebenarnya menjadi kunci asbab turunnya musibah, dek kerana kita tahu, tapi kita melanggar dan melakukan maksiat.

Memang manusia tidak terlepas dari sifat pelupa dan salah, bukan mudah untuk bebas dari kemungkaran dan keburukan dek hawa nafsu yang menjadi musuh utama, kecuali mereka yang Allah lindungi dan kasihi, dipayungi rahmat kerana sentiasa hatinya menyebut dan mengingati Allah.

Sungguh beruntung mereka yang sentiasa mengingati Allah dalam setiap amal perbuatannya.

Nasihat seorang ulama ada mengatakan: Jangan engkau melihat akan kecilnya suatu kesalahan. Akan tetapi lihatlah kepada siapa engkau bermaksiat. Wallahua'lam...

Monday, April 12, 2010

Wahai Muslimahku, Tahukah dikau?

Wahai Muslimah ku tahukah dikau….

Bidadari itu jelitawan yang sangat mekar,
Riasnya indah lagi memukau,
Lentuknya tertib lembut gemalai,
Nur kasihnya terang cemerlang terpancar,
Serba sempurna akhlak gemilang.

Wahai Muslimah ku tahukah dikau…

Sesungguhnya bidadari itu mempunyai Ratu,
Yang sangat sempurna dari yang sempurna,
Yang sangat dicemburui oleh sekaliannya,
Yang menjadi peneman paling utama,
Yang sangat memukau melebihi segalanya.

Wahai Muslimah ku tahukah dikau…

Ratu bidadari pada dunia fana ini,
Isteri solehah gelaran di beri,
Tiada tertanding akhlak dan pekerti,
Tiada terbilang kesetiaan dan ketaatan diberi,
Tiada ternilai budi dan pengorbanan pada Allah dan suami,
Itulah Ratu bidadari di alam syurgawi.


Wednesday, February 10, 2010

...Bulan Ini Bulan Cinta..

Setiap Hari adalah Hari Kekasih

Kenapa mesti tunggu 14 Februari? Bukankah tidak sempurna iman seseorang seandainya dia tidak mengasihi saudara seagamanya? Bukankah agama kita agama yang penuh kasih sayang? Apa salahnya kita berkasih sayang setiap hari? Berkasih dan bersayang pada orang yang sepatutnya dengan cara yang bersesuaian. Tidak melanggar syarak, tidak melampaui batas.

Kasih kepada ibu bapa, kepada keluarga, sahabat dan jiran tetangga. Kasih kepada fakir miskin dan anak yatim. Kasih kepada mereka yang berhak.

Malangnya. Bukan perkara baru, sebagai meminta bukti kasih dan sayang dari si gadis, si teruna memujuk rayu, "Kalau betul sayangkan saya, buktikan!". "Kalau sungguh cintakan saya, tidurlah dengan saya!". "Kalau betul percaya dengan cinta saya, serahkan benda yang paling berharga itu, saya akan jaga kamu sampai bila2!"

Justeru, sebagai lambang cinta si gadis pula, dengan penuh kasih sayang, sanggup serahkan diri, korbankan mahkota diri. Bertepuk soraklah syaitan laknatullah, sepasang anak cucu Nabi Adam tumbang dalam kancah kemaksiatan. Astagfirullahalazim..

Inikah makna cinta? Inikah makna kasih dan sayang? Adakah ini yang diajar oleh agama kita?
Bila yang halal dan yang haram dicampuradukkan, manusia kian keliru. Mudah goyah dan cepat tewas dengan pujuk rayu. Siapa yang harus dipersalahkan?

Jangan menunding jari, muhasabah diri kita. Katakan TIDAK pada Hari Valentine. Tak perlulah kita menghambakan diri, membuta tuli menjadikan Barat sebagai kiblat kita. Jangan biarkan budaya kuning berleluasa dan berkuasa dalam diri kita. Usah gadaikan maruah, prinsip dan harga diri demi mengejar makna cinta yang salah. Keseronokan yang sementara, sengsara menanti di hadapan.

Bercintalah, berkasih sayanglah tapi ingat syurga Allah hanya bagi mereka yang beriman kepada-Nya, patuhi suruhan-Nya, jauhi larangan-Nya. Hidup di dunia cuma sementara, akhirat itulah yang kekal abadi.

A Letter From A Christian to Muslim Women

I see you as precious gems, pure gold, or the “pearl of great value” spoken of in the Bible (Matthew 13: 45). All women are pearls of great value, but some of us have been deceived into doubting the value of our purity.

Jesus said: “Give not that which is holy unto the dogs, neither cast your pearls before swine, lest they trample them under their feet, and turn again and rend you” (Matthew 7: 6).

Our pearls are priceless, but they convince us that they’re cheap. But trust me; there is no substitute for being able to look in the mirror and seeing purity, innocence and self-respect staring back at you.

The fashions coming out of the Western sewer are designed to make you believe that your most valuable asset is your sexuality. But your beautiful dresses and veils are actually sexier than any Western fashion, because they cloak you in mystery and show self-respect and confidence.

A woman’s sexuality should be guarded from unworthy eyes, since it should be your gift to the man who loves and respects you enough to marry you. And since your men are still manly warriors, they deserve no less than your best.

Our men don’t even want purity anymore. They don’t recognize the pearl of great value, opting for the flashy rhinestone instead. Only to leave her too!

Your most valuable assets are your inner beauty, your innocence, and everything that makes you who you are. But I notice that some Muslim women push the limit and try to be as Western as possible, even while wearing a veil (with some of their hair showing).

Why imitate women who already regret, or will soon regret, their lost virtue? There is no compensation for that loss.

You are flawless diamonds. Don’t let them trick you into becoming rhinestones. Because everything you see in the fashion magazines and on Western television is a lie. It is Satan’s trap. It is fool’s gold.

A Woman’s Heart

I’ll let you in on a little secret, just in case you’re curious: pre-marital sex is not even that great. We gave our bodies to the men we were in love with, believing that that was the way to make them love us and want to marry us, just as we had seen on television growing up.

But without the security of marriage and the sure knowledge that he will always stay with us, it’s not even enjoyable! That’s the irony. It was just a waste. It leaves you in tears.

Speaking as one woman to another, I believe that you understand that already. Because only a woman can truly understand what’s in another woman’s heart. We really are all alike.

Our race, religion or nationalities do not matter. A woman’s heart is the same everywhere. We love. That’s what we do best. We nurture our families and give comfort and strength to the men we love.

But we American women have been fooled into believing that we are happiest having careers, our own homes in which to live alone, and freedom to give our love away to whomever we choose. That is not freedom. And that is not love.

Only in the safe haven of marriage can a woman’s body and heart be safe to love. Don’t settle for anything less. It’s not worth it. You won’t even like it and you’ll like yourself even less afterwards. Then he’ll leave you.


Self-Denial

Sin never pays. It always cheats you. Even though I have reclaimed my honor, there’s still no substitute for having never been dishonored in the first place.

We Western women have been brainwashed into thinking that you Muslim women are oppressed. But truly, we are the ones who are oppressed; slaves to fashions that degrade us, obsessed with our weight, begging for love from men who do not want to grow up.

Deep down inside, we know that we have been cheated. We secretly admire and envy you, although some of us will not admit it.

Please do not look down on us or think that we like things the way they are. It’s not our fault. Most of us did not have fathers to protect us when we were young because our families have been destroyed. You know who is behind this plot.

Don’t be fooled, my sisters. Don’t let them get you too. Stay innocent and pure. We Christian women need to see what life is really supposed to be like for women. We need you to set the example for us, because we are lost. Hold onto your purity.

Remember: you can’t put the toothpaste back in the tube. So guard your “toothpaste” carefully! I hope you receive this advice in the spirit in which it is intended: the spirit of friendship, respect, and admiration.

From your Christian sister 'with love'.


Wednesday, February 3, 2010

PRK UKM.."PENGETUA GAGAL BAGI PENJELASAN"

ALHAMDULILLAH bersyukur kehadrat ilahi dengan limpah dan kurninnya dapatlah saya memetik artikal ini untuk ditatap oleh sahabat2 semua..inilah yang berlaku di bumi UKM..penyelewengan yang secara terang2an tanpa ada rasa bersalah dalam diri mereka langsung xda sekelumit insaf ataupun sedar dengan perlakuan mereka..mereka yang memperkotak-katikkan mahasiswa...bukn mereka mahukan kesenangan tetapi hanya mahukan keadilan dan bukan penipuan...mereka bersusah payah untuk mncari kebenaran dan akhirnya sudahpun membuktikan penyelewengan mereka...tetapi apa yang mereka dapat hanyalah ketakutan pihak yang x bertanggugjawab dan mempermainkan suara mahasiswa...bersembunyi dalam kebatilan tanpa rasa bersalah...sedarlah wahai PENTADBIRAN dan KONCO-KONCONYA...jgn KAU bermain dengan suara mahsiswa dan yang teranaiya...INGAT suara mereka bergegar hingga ARASY ALLAH...

Pro-Mahasiswa (Pro-M) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) kesal dengan keengganan pengetua-pengetua kolej kediaman yang bertindak sebagai ketua pusat undi dalam pilihanraya kampus (PRK) minggu lalu untuk mengadakan sesi dialog berhubung dakwaan berlaku penyelewengan dalam tempoh pembuangan dan pengiraan undi.

Seorang jurucakap Pro-M UKM berkata, meskipun pihaknya telah membuat desakan agar pengetua-pegetua kolej yang didakwa melakukan penyelewengan memberikan penjelasan,namun mereka enggan berbuat demikian tanpa sebarang alasan.

"Apa yang Pro-M kesalkan, kita mintak diadakan sesi dialog dengan pengetua-pengetua kolej, tapi mereka tidak mahu buat.

"Kita bukan mengharapkan sangat pun dari sudut menang dan sebagainya tapi kita nak berdialog dengan pengetua-pengetua kolej yang banyak buat penyelewengan.Kita nak dengar penjelasan daripada mereka.Itu matlamat utama kita," kata sumber berkenaan ketika dihubungi Harakahdaily pagi tadi.

Pro-M mendakwa, Jawatankuasa Pelaksana Pemilihan Majlis Perwakilan Pelajar (MPP) di beberapa kolej kediaman melakukan kesalahan sepanjang tempoh pembuangan dan pengiraan undi di kolej-kolej bertujuan memenangkan calon Aspirasi.

Hampir semua kolej kediaman dikesan melakukan penyelewengan antaranya Kolej Keris Mas, Kolej Burhanuddin Hilmi, Kolej Tun Hussien Onn, Kolej Ibrahim Yaakob, Kolej Ungku Omar, Kolej Ibu Zain, Kolej Pendeta Za’ba dan Kolej Dato’ Onn.

Di Kolej Ungku Omar sebagai contoh, Jawatankuasa Pelaksana Kolej berterusan mencatat nombor siri dan nombor matrik yang tercatat pada kertas undi walupun dibantah oleh calon dan wakil calon secara terhormat kepada pengetua yang bertindak sebagai ketua pusat undi dengan merujuk kepada buku Peraturan Pemilihan Majlis Perwakilan Pelajar UKM 2009.

Merujuk kepada Perkara 43(1) Peraturan Pemilihan MPP,kertas undi adalah rahsia dan hanya dapat dikeluarkan pada hari pembuangan undi sahaja. Calon dan wakil calon yang membuat bantahan telah ditekan dan dimarahi oleh pengetua berkenaan. Tindakan Jawatankuasa Pelaksana di peringkat kolej ini jelas dan nyata melanggar peruntukan dalam Peraturan ini walau dengan apa alasan sekalipun.

Tindakan ini juga tegas Pro-M, jelas sebagai usaha memberikan tekanan kepada pengundi-pengundi terutama pelajar-pelajar Tahun 1. Hal ini kerana perkara ini tidak berlaku sama sekali di Pusat Pembuangan Undi di Pusaneka yang rata rata pengundinya adalah tinggal di luar kampus.

Pihak Jawatankuasa Kebajikan Siswa/i (JAKSA) kolej bersama beberapa kumpulan pelajar yang memakai baju berlogo “Aspirasi” pula bertindak mengedarkan senarai nama-nama calon kepada pelajar-pelajar tahun 1 sebagai tekanan meraih undi kepada pengundi. Merujuk Perkara 23 Buku Panduan Calon Pemilihan Majlis Perwakilan Pelajar 2009,larangan memancing undi di dalam dan di sekitar tempat mengundi. Pelajar tidak boleh memancing undi di dalam dan sekitar tempat undi.Walaupun perkara ini telah dibantah calon dan wakil calon,namun perkara ini masih berlaku dan mereka pula dimarahi apabila membuat bantahan.

Sekumpulan pelajar yang memakai baju berlogo “Aspirasi” dilihat cuma mewujudkan pondok panas diluar pusat pengundian sebagai usaha meraih undi daripada pengundi pengundi terutamanya pelajar Tahun 1. Tindakan ini dilihat member tekanan kepada pengundi pengundi terutamanya palajar pelajar Tahun 1. Perkara ini bertentangan dengan Peraturan 48(3)(a) dan (b) yang mana larangan kepada mewujudkan pondok pondok panas dan usaha meraih dan merayu undi.

Sehubungan itu, Pro-M semalam menghantar surat bantahan kepada Jabatan Perkhidmatan Pelajar berhubung aduan itu dan pihak pentadbiran berjanji akan mengeluarkan keputusan rasmi pada jam 5 petang ini.

Sebelum ini, pihak pentadbiran berjanji untuk mengeluarkan keputusan rasmi semalam namun tidak berbuat demikian atas alasan Pro-M tidak melakukan prosedur bantahan yang betul.

Usaha Pro-M untuk berjumpa dengan Timbalan Naib Canselor Hal Ehwal Akademik (TNC HEPA) Prof.Dato Dr.Mohamad Abdul Razak bagi mendapatkan penjelasan beliau juga masih gagal.

"Usaha kita untuk berjumpa denga TNC HEPA pun masih belum berjaya.Kita sudah tunggu di pejabat beliau, kena marah dengan pegawai, kena tengking walaupun TNC ada dalam bilik beliau," katanya.

Pro-M turut menegaskan, sekiranya pihak pentadbiran masih gagal mengeluarkan keputusan rasmi petang ini seperti yang dijanjikan, pihaknya tidak akan berdiam diri dan akan memanjangkan perkara berkenaan kepada pihak yang berkaitan.

mereka samkin bersemangat dalam memperjuangkan keadilan...tiada istilah penat dalam menegakkan keadilan dan ketelusan...walaupun kptusan rayuan ditolak dan dibakul sampahkan tetapi mereka tetap dengan pendirian mereka yang mahukan penjelasan dan bukn dipermainkan...mereka bukan kanak-kanak yang berhingus tetapi mereka adalah pelapis negara yang berintelek dan memperjuangkan hak mahasiswa sehingga persada antarabangsa...berani mnyatakan kebenaran bukn membiarkan kebatilan berkuasa..INGAT ALLAH BERSAMA KITA SEMUA..AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR..TAKBIR!!!

Sunday, January 31, 2010

"PRK TERBURUK DI UKM"







Susulan PRK di UKM..Dua pelajar Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ditahan ketika berdemonstrasi membantah keputusan pilihan raya kampus di dua fakulti universiti berkenaan.Mereka bagaimanapun dibebaskan 30 minit selepas itu dan diminta ke ibu pejabat polis daerah (IPD) Kajang petang ini untuk memberikan keterangan.Difahamkan sebelum itu berlaku pergelutan kecil antara pihak polis dan kumpulan pelajar.Seorang pemimpin kumpulan tersebut memberitahu Malaysiakini, bermula jam 2.30 petang tadi, kira-kira 200 mahasiswa berdemonstrasi membantah keputusan pilihan raya kampus di dua fakulti.Difahamkan pro-M menganjurkan demonstrasi tersebut bagi membantah keputusan pilihan raya di Fakulti Kejuruteraan dan Fakulti Alam Bina yang didakwa tidak tepat."Mengikut kiraan kita, kita menang di kedua-dua fakulti tersebut, tetapi keputusan yang diumumkan berbeza," kata sumber berkenaan.Kira-kira 30 polis mengawal keadaan sejak sebelum waktu solat Jumaat lagi.Dalam pilihanrayanya semalam, pro-M tewas di tangan musuh tradisi pro-A. Mereka mendapat 15 kerusi berbanding 19 yang dimenangi pro-A. Bebas mendapat 1 kerusi. Universiti tersebut mempertandingkan 35 kerusi. (Malaysiakini)
Kronologi Perhimpunan..

Perhimpunan berjalan dengan aman demi memberi penjelasan kepada warga kampus mengenai apa yang berlaku sewaktu perjalanan Pilihan Raya Kampus semalam .Kekacauan bermula apabila pihak yang tidak sepatutnya merempuh masuk dan melayan mahasiswa seperti melayan penjenayah
Segalanya tercetus apabila wujudnya kebobrokkan dan penyelewengan yang berlaku ketika diumumkan keputusan PRK UKM semalam (28/1/10). Mahasiswa bukanlah boneka atau 'kuda' yang boleh diperkotak-katikkan dan ditunggangi oleh mana-mana pihak. Sepatutnya biarlah mahasiswa sendiri yang menyelesaikan perkara ini tanpa melibatkan mana-mana pihak yang tidak sepatutnya.

Sunday, January 17, 2010

Hari Demi HAri..


Aku bersyukur ke hadrat ilahi dengan limpah kurniannya ak masih lg bernafas dan masih lg dapat merasa nikmat yang telah Engkau berikan Ya ALLAH..hanya kau sentiasa berada disetiap ruang rongga pernafasanku, pemikiranku dan segenap aspek kehidupanku sebgai seorang insan yang terlalu naif dan kerdil in..Engkau yang sentiasa berada dekat dgnku..Aku tau itu semua memperingtkn aku bhwa tiada siapa yg melainkan ENGKAU yang petut ak serahkan segalannya...ya ALLAH engkau begitu penting bgku waluapapun seperit rintangan yang aku hadapi..semua ini adlah milikmu ya ALLAH...hari ini ak masih lg seorang penuntut ilmumuyang akn menjadi bekalan hidup sepanjag zaman kalau boleh sehinnga ke hujung nyawa sekalipun..ilmu bukn datng bergolek malah kita yang kna mencarinnya walupun hnya sebesar zarah ALLAH tetap menghitungnya...walupun kita merasa diri ini tidak layak dibandingkan dengan sesiapa pun tapi aku pasti di cc ALLAH pasti lebih baik. yg penting kite kna merendahkan diri hnya pdMU ya ALLAH..

semalam hari yang sangt aku tunggu2..yalah aku memg sentiasa terfikir adkah aku smpat pulang walupun skejap untuk melawat nenkku..emm semnjak masuk sem lg aku blum pun lg jenguk2 die..yalah temannya pun hnya kucing ja..walupun hanya kucing tp nk kate dia membawa rezeki yang sangat2 melimpah ruah..emm nk katenye aku pun sbnrnye x suka kucing nih sgt tp aku suka yg cntik2 gebu2 bulunya..baru aku nk pgang..hihihi bila ak teringin sgt nk blik xsangke niat murni aku ni dpt gak pg walupun sekejap..xsangke ALLAH sgt2 mndengar rintihan hmbanya yg kerdil ini..dengan bantuan seorang kwan ak pun dpt jejak ke umh nenk walupun sekejap dptlah mkn , rehat, berbual-bual gn nenk cerita emm smpai ngntuk2 jdinya..ape2pun memg seronok,,pas2 ak teponlah mak yalah rindu gak gn mak..adik aku yang sedang gi PLKN wah balik kang dia pasti kurus..OPs terlepas pulak mulut nih..hihihi maafkan akk ya adikku tp nk wt cmna dah hakikatnya...heeheh terimalah dagn hati terbuka..dah sepetang ak kt sana..so pa lg baliklah emm lgpun ak soknya ada test pulak..yalah baru nk amik lesen sem nih..knj nk praktikal dah..hurmm xsangke aku nk jd cikgu dah betul ke ni?? cm xcye jek aku boleh ngaja..pdhal ntah ape3 ntah lah aku nih..emm alamak smpai kt sini jek ak smpat tulis..tenet cm x ok pulak..tkut tulis byk2 kang tibe2 x connect pulak..heheh..k lah ape pun semoga kita semua dalam rahmat ALLAH..AMIN...